Menurut Bassnett (1993:12), nama
sastra bandingan berasal dari suatu seri antologi Perancis yang terbit pada
tahun 1816 dengan judul Cours de Litterature Comparee. Istilah dalam
versi Jermannya Vergleichende Literaturgeschichte yang muncul pertama
kali dalam buku karangan Moriz Carriere pada tahun 1854, sedangkan dalam bahasa
Inggris diperkenalkan oleh Matthew Arnold pada tahun 1848. Jadi, sastra
bandingan dapat dikatakan masih muda. Pada awalnya studi sastra bandingan
berasal dari studi bandingan ilmu pengetahuan, kemudian lahir studi bandingan
agama, baru kemudian lahir sastra bandingan (Darma, 2003:8). Munculnya sastra
bandingan bersamaan dengan munculnya jiwa nasionalisme pada zaman peralihan,
yang pada saat itu negara-negara terjajah sedang mencari identitas mereka.
Lahirnya sastra bandingan ini disebabkan oleh timbulnya kesadaran bahwa sastra
itu plural, tidak tunggal (Darma, 2007:53).
Sastra
bandingan memiliki sub sastra yang nantinya dibandingkan yaitu sastra lokal
atau daerah, sastra nasional, dan sastra dunia. Masing-masing sub sastra ini
memiliki pengertian dan konsep tersendiri namun semua jenis sastra ini bisa
saling berkaitan satu sama lain dan saling mempengaruhi. Berikut ini pengertian dan konsep dari
masing-masing sub sastra tersebut :
